February 9, 2014

Hanrid: Anak Pendiam

Sebenarnya memang ide banyak sekali dan alhamdulillah selalu ada jika hendak mau posting. Tapi kali ini saya mencoba membuat post tentang diri saya sendiri. Situ mau narsis han? Bukan. Bukannya narsis tapi ya sharing doang dan intinya pengen cerita aja sih haha. Kali aja ada yang mau tau kira-kira saya orangnya gimana heu(.-.) Oh iya terus insyaAllah saya akan rutin posting tentang hanrid ini tiap tanggal 9 per bulannya. Kenapa 9? Cari tau sendiri! Oke mohon disimak ya!;-)



Anak pendiam? Siapa? Kamu han?
Ya! Saya ngerasa saya ini anak yang memiliki sifat pendiam. Kenapa? Ya karena... gitudeh haha. Tapi nyatanya saya juga diam-diam menghanyutkan sih katanya hahaha. Sorry guys saya tidak bermaksud sepertinya :D Kadang saya ga ngerti bisa jadi anak pendiam seperti ini, penyebabnya apa dan bagaimana kronologisnya *loh. 

Sejak kapan nyadar atau mulai terlihat jadi pendiam?
Ehm.. SMP kali ya.. 

Jadi pendiam itu enak ga sih han? 
Ya sama seperti yang lainnya ada kelebihan dan kekurangan, gimana aja hidup.

Nah enak apa engga-nya apa?
Oh sebenernya lebih banyak ga enaknya sih hfft. Kalo menurut saya jadi pendiem itu enaknya cuma satu ya jarang digangguin orang, ya ga enaknya malah ngerasa diasingkan. Selain itu kadang jarang dipercaya sama orang, tapi ada juga sih beberapa yang jadi santapan enak buat tindak kejailan, atau kalo si pendiam ini pinter alhasil makin sakit hidupnya, bisa cuma dimanfaatin doang. Sst! sebenernya saya ga gini-gini amat juga sih. Gila jahat bener itu temen! Please stop bullying! Tapi tetep sih untungnya masih ada temen yang baik dan buruk. Ya saya tau Tuhan memang adil!

Kira-kira menurut kamu pendiam itu disebabkan sama apa?
Ya berdasarkan pengalaman saya sendiri sih sepertinya yang paling menonjol kurangnya perhatian yang membuat bakat sosialisasinya menurun. Ya dulu sejak kecil, saya emang sering banget ditinggalin orang tua, kalo ga pagi banget, ya sore banget baru ketemu, sekarang juga masih gitu sih. Selain itu lebih sering diem dirumah, tapi dari situ pula saya bisa belajar menjadi manusia yang mandiri. Tapi sampai sekarang saya masih berusaha melatih sikap sosialisasi saya.

Nah saya juga mau jujur dan mau sharing nih, pendiem di diri saya ini bisa hancur kalo saya udah deket banget sama orang. Alhasil kalo saya udah deket banget, akrab banget, nyaman banget, lengket banget kaya lem, saya tiba-tiba bermetamorfosis jadi jleb! Ya bisa dikatakan diam-diam menghanyutkan, yang dulunya ga berani ngelakuin, jadi berani (jgn negatif ya!), atau malah jadi seru, asik sendiri, bahkan jail pun bisa jadi. Pokoknya bisa berubah 180 derajat deh. Jadi jangan heran kalo baru ketemu, saya bisanya cuma diem, senyum, merhatiin, ya kalo ngomong seperlunya aja dan ya kalo mau akrab sama saya, coba dekati saya dan pahami saya *loh(-_- ")

Tapi pendiem saya ini ya bukan ga enak juga, sebenarnya dari sinilah saya bisa belajar semuanya secara perlahan. Jadi anak pendiam juga ga semuanya ga enak. Ya kamu masih bisa berkarya, ehm kaya saya ini *eh. Ya nyatanya emang bener sih kalo orang pendiem itu biasanya suka punya bakat yang tersembunyi gitu. Mereka lebih punya banyak waktu buat mengasah bakatnya. Mereka juga bisa melakukannya buat melampiaskan apa yang mereka rasakan. Contohnya saya, kadang ya saya melampiaskan suatu rasa bisa dengan cara gambar, atau nulis, atau baca, atau nulis pake gambar terus dibaca. HAHA. Ya itu terserah dirinya masing-masing suka dan nyamannya ngapain..

Pokoknya kalo punya rasa apa-apa coba deh aplikasikan ke sesuatu yang berguna. Menghasilkan karya kan bagus juga. Emosinya kan ga sia-sia.. Hmm kok sepertinya jadi ga nyambung gini ya seperti biasa tumben postingannya. Biarin emang saya peduli *eh. Tapi makasih loh, kamu udah rela dan menyempatkan waktunya buat baca postingan ini, iya kamu! :-)

Oh iya saya juga coba browsing tentang pendiam ini. FYI ternyata ada juga sindromnya, yaitu sindrom Asperger. Sindrom ini merupakan salah satu gejala autisme yang memiliki banyak fungsi (high-functioning autism), dimana para penderitanya memiliki kesulitan dalam berkomunikasi dengan lingkungannya, sehingga kurang begitu diterima. Sindrom ini sendiri ditemukan oleh Hans Asperger pada tahun 1944. Pada umumnya seseorang yang mengidap sindrom ini memiliki kecerdasan normal, bahkan memiliki IQ yang relatif tinggi. Sindrom Asperger bukanlah sebuah penyakit mental, dan pada umumnya dialami oleh laki-laki. Ketika orang berbicara, umumnya mereka menggunakan bahasa tubuh seperti senyuman dan komunikasi non-verbal lainnya, serta kata-kata yang dikeluarkan cenderung memiliki lebih dari satu makna. Mereka juga hanya bisa memahami kata-kata dalam kamus. Para penderitanya pun memiliki sikap lebih baik dalam menghadapi ilmu matematika atau hitungan lainnya, tulisan serta program komputer, bahkan dapat menemukan hal-hal kecil yang sering dilewatkan oleh orang lain.

Selain itu ada pula penyakit lain dengan ciri yang terkadang emosinya tidak stabil ketika marah dan bisa menjadi seseorang yang diluar dugaan seperti 'gila' atau 'psikopat' karena merasa dirinya terganggu. Penyakit ini bisa disebut juga dengan kepribadian ganda atau termasuk ke dalam introversion.

Kalo mau lebih tau lengkapnya kalian boleh cari tau sendiri deh.

Tapi disisi lain diam juga cukup baik untuk mengurangi perkataan-perkataan yang buruk atau dapat menyakiti orang lain.

Satu lagi! 'Diam itu Emas, tapi tidak selamanya Emas!'

Referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Asperger_syndrome
http://en.wikipedia.org/wiki/Extraversion_and_introversion
http://tumbuhkembanganakku.com/2012/08/11/penanganan-terkini-sindrom-asperger/
Sumber gambar: http://timesofindia.indiatimes.com/photo/6180528.cms
Share:

5 comments:

  1. Bener banget saya juga gitu.. *ternyata gejala autis, oh Noooooooo... *

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tenang tenang, baru gejala kok. Kalo pun iya coba ambil sisi positifnya, biasanya orang autis pinter-pinter katanya haha

      Delete
  2. hahaha... iya sih.
    || diam bukan berarti tak respect

    ReplyDelete

Hai! Salam kenal!
Terima kasih sudah mau meluangkan waktunya untuk membaca. Ayo berkomentar juga! Komentar pembaca dapat sangat membantu saya menjadi lebih baik.