May 9, 2014

Hanrid: Anak Cengos

Ada yang tau cengos itu apa?
Ya bisa dibilang cengos itu yang biasanya kalo ngomong itu dikit tapi sakit atau sejenisnya yang niatnya cuma bercanda, bisa juga disebut orang yang jailnya tiada tara.
Terdengar kejam? Ya bisa jadi..
Terkadang saya ingin pula menghilangkan sikap ini, namun ya gimana kalo ada faktor genetik dan kebiasaan rasanya susah ya untuk menghilangkannya.

Hal ini sebenarnya tidak terlalu sering pula dilakukan saya, karena pada dasarnya saya lakukan ketika saya sudah nyaman dan dekat dengan seseorang. Aneh kah? Iya memang aneh, tapi itulah diri saya, kalo bukan dimulai dari dirimu sendiri yang suka siapa lagi?

Oh ya maka dari itu sebaiknya orang yang sudah dekat dengan saya harus bahagia karena pada dasarnya saya melakukan karena saya sudah nyaman dengan kalian ya kan? hihi :$

Oke balik lagi ke cengos. Awal mula saya disebut atau dipanggil cengos itu ya SMA, dimana teman-teman memanggil saya 'hanceng (hanna cengos)'. Tapi hal ini tidak membuat saya marah, karena mereka memang benar dan kenyataannya mereka sudah tau besar kecil, baik buruknya saya.

Aaaa Kangen SMA!!!
 
Oke lanjut, hal ini pula yang dapat membedakan antara hanna satu dengan yang lainnya, dimana seperti hal blog ini terdapat tulisan hanrid yang merupakan singkatan Hanna Ridha.

Saya bingung kenapa nama hanna banyak banget yang pake, apakah memang nama ini memang bagus apa pasaran dan mudah? Pendapat saya sih bagus ya, dimana arti hanna dalam bahasa Jepang itu sendiri berarti bunga, dan dalam bahasa Indonesia artinya bahagia. Ya mudah-mudahan arti itu terwujud dalam diri saya. Amin!

Oh iya bicara tentang nama hanna, hampir selalu di setiap sekolah bahkan kampus yang saya tempati ada nama hanna yang lain. Namun rasanya mungkin baru di SMA dan kampus saja yang memang saya dekat dengan mereka (baca: hanna lain). Ya gimana ga deket kebetulan selalu satu kelas dan ternyata rata-rata kita pasti memiliki sesuatu hal yang sama, entah satu atau banyak, kecil ataupun besar.

Balik lagi ke cengos..

Kadang saya heran sendiri kenapa saya bisa berubah 180 derajat dari yang asalnya diam-diam ga jelas. Bahkan dengan saya melakukan karakter cengos ini rasanya nyaman-nyaman aja itupun kita harus tau tempat dan waktu penempatan, serta ga berlebihan juga. Ingat sesuatu hal yang berlebihan itu tidak baik kawans! Apalagi asik-asik aja sih kalo gila-gilaan (gila yg baik juga) bareng temen mah. Asal kalian tau teman sejati itu dapat menerima kita apa adanya, apalagi sedih senang bersama.

Nah cengos ini bisa dijadiin ciri khas saya juga sih diam-diam menghanyutkan gitulah, ya kayanya...

Tapi jangan sekali-kali mencoba ini ya teman-teman, butuh orang profesional yang terlatih.
Oh iya sekalian juga mau minta maaf buat temen-temen yang kena haha, intinya saya sayang kalian!:p

source
Share:

2 comments:

  1. dapat di simpulkan ini orang abu - abu banget:p
    mampir keblog gue ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Abu-abu gimana sih maksudnya? Udah ada lagi nih yang nyebut saya abu-abu:(
      Oke, kapan-kapan ya!

      Delete

Hai! Terima kasih sudah mau meluangkan waktunya untuk membaca. Ayo berkomentar juga, jangan jadi silent readers ya! Ga punya akun untuk komentar? Pilih/pakai anonymous aja! Komentar pembaca dapat sangat membantu saya menjadi lebih baik.