May 3, 2014

Jilatan Kasih Sayang


 Kali ini saya mau kenalin sama kucing yang tinggal di sekitar rumah sih panggil saja ia Cimot. Kucing ini udah kami anggap sebagai bagian dari keluarga, ya mungkin. Flashback sedikit ya, si cimot ini masih punya ibu loh panggil saja Kumis dia udah ada sejak lahir sampai sekarang udah punya anak lagi. Ya si Kumis ini tergolong kucing yang paling subur.

Oh iya beberapa hari kemarin si Cimot ini berkelakuan agak aneh. Bukan, bukan karena dia jadi suka blogging, tapi dia seneng banget sama kulit saya. Dia sering banget jilat-jilat, gigit kecil-kecil. Tingkat keheranan saya meningkat, ga biasanya nih si cimot gini, akhirnya saya cari tau, dan ternyata...

Ehm kayanya dia suka saya eh=))
Ya sama halnya dengan anjing, kucing juga menjilat untuk berusaha menyampaikan kasih sayangnya lewat jilatan ke majikannya. Selain itu bisa juga sering nempelin atau gosokkin kepalanya ke tubuh manusia, dimana maksudnya ingin membalas pelukan. Tapi disisi lain ada yang bilang kalo kucing tuh mengklaim kalo kita miliknya.

Cimot berusaha menjilati wajah saya

Bicara soal kucing ada beberapa kelakuan lain yang saya ketahui dan paling umum, diantaranya;

1. Mengeong
Makhluk apa yang mengeong kalo tidak lain adalah kucing, ya sebenernya kucing ini bisa mengeluarkan suara ngeongan yang berbeda dengan maksud-maksud tertentu. Nah ajaibnya setiap mengeong ia bisa menyampaikan maksud kalo dia lapar, hal ini dikarenakan suara mengeong kucing mempunyai frekuensi yang sangat mirip dengan suara tangis bayi loh. Widih.

2. Mengubur Kotorannya Sendiri
Awalnya saya rasa kucing hewan paling bersih dan sopan, tapi ternyata ada maksud dibalik mengubur kotorannya sendiri itu. Sebenarnya kelakuan ini menunjukkan kalo kucing punya musuh yang lebih besar darinya jadi ia berusaha menyelundupkan kotorannya sendiri. Nah tapi kalo kucing  tidak mengubur kotorannya, berarti dia adalah predator paling dominan di lingkungannya atau untuk menandai wilayahnya.

3. Menjilat Kulit Si Pemilik
©Shutterstock/Maria Dryfhout
Nah ini yang tadi saya bahas diatas, si kucing cuma mau bermaksud menyampaikan kasih sayang dan membalas pelukannya kepada sang pemilik.

Disisi lain ia juga mengklaim kalo sang majikan merupakan miliknya, dengan ditandai bau khasnya yang menghasilkan kelenjar feromon.


4. Menjilati Tubuhnya Sendiri Setelah Dipegang Manusia
Selain menjilat kulit pemiliknya, si kucing itu setiap setelah kita (manusia) pegang ia selalu menjilati kulitnya sendiri. Hal ini karena menurut penciumannya bau manusia lebih tinggi dan dapat menutupi bau dirinya sendiri. Ia tidak terlalu suka dengan hal ini.

5. Kucing Hewan Suci
Hal ini sudah dikatakan Nabi Muhammad SAW, dimana ia sangat menyayangi sekali kucingnya Meeza. Salah satu ceritanya beliau bermaksud untuk mengambil jubahnya, namun sisi lain jubahnya ditiduri kucingnya. Akhirnya ia memotongnya karena tidak mau membangunkannya. Nabi Muhammad juga bilang kalo air sisa minuman kucing bisa dipakai untuk berwudhu. Beliau pun bersabda;

“Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),”
(HR At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)

Oleh karena itu, mari kita sayangi mereka semua. Tidak hanya kucing, tapi semua makhluk-makhlukNya ya termasuk sesama manusia juga.
Share:

8 comments:

  1. Saya punya kucing. Jari telunjuk saya kalau didekatkan ke mulutnya pasti bakal dijilat-jilat dan terus digigit. Tapi itu nggak berarti dia suka sama saya. Soalnya dia selalu menghindar kalau lama saya dekati. Jadi, saya ambil kesimpulan, kucing suka jilat-jilat itu karena dia lapar atau mencium sesuatu yang membuatnya lapar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo masalah hubungan menghindar dengan jilat-gigit lain hal dengan ini. Saya sih dideketin juga mau-mau aja haha, mungkin kakak kurang beruntung..

      Delete
  2. beda banget sama kucing gue yang bisanya cuma keluyuran pulang subuh:]

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ternyata kucing pun ada yang begini...

      Delete
  3. Replies
    1. Perasaan ga kelihatan juga, lucu dimananya?
      Oh iya ada salam nih dari cimot; "terima kasih kakak!"

      Delete
  4. Replies
    1. Rata-rata seperti itu mungkin tingkah lakunya, terus diapain tuh kucingnya?

      Delete

Hai! Terima kasih sudah mau meluangkan waktunya untuk membaca. Ayo berkomentar juga, jangan jadi silent readers ya! Ga punya akun untuk komentar? Pilih/pakai anonymous aja! Komentar pembaca dapat sangat membantu saya menjadi lebih baik.